• Blog Stats

    • 93,058 hits

Berita di Media : Ribuan Orang ikut Pengusapan Anak Yatim

Berita di Media : Ribuan Orang ikut Pengusapan Anak Yatim

1. KORAN SINDO
http://www.koran-sindo.com/news.php?r=5&n=32&date=2016-10-12
Tumbuhkan Semangat Jiwa Sosial Dan Rasa Kepedulian Sesama

Tumbuhkan Semangat Jiwa Sosial Dan Rasa Kepedulian Sesama


Ribuan orang, kemarin pagi, berdatangan dari Desa Blongkeng dan Plosogede, Kecamatan Ngluwar, serta Desa Sirahan, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, menuju kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Dusun Gatak Titang, Plosogede.

Kedatangan ribuan orang tersebut untuk memberikan santunan dan pengusapan kepala anak yatim piatu yang dilangsungkan di kompleks ponpes setiap 10 Sura atau 10 Muharam, kemarin. Mereka datang silih berganti, setelah sampai di kompleks ponpes, kemudian menuju di deretan anak yatim piatu, yatim maupun piatu yang duduk dengan memakai seragam khusus.

Mereka duduk berjajar di kursi dengan dua sap dengan pembatas kain yang digunakan sebagai pintu bagi warga masyarakat. Adapun anak yatim piatu yang terkecil berusia 3 tahun, sedangkan yang besar usia 15 tahun. Ribuan orang yang datang tersebut begitu tiba terus menemui anak yatim piatu untuk mengusap kepalanya. Sedangkan di paling ujung terdapat kotak amal, tempat sedekah.

Ada pula setelah mengusap kepala dan menyantuni anak yatim piatu, mereka terus mengikuti pengajian hingga akhir. Tapi ada pula yang datang untuk mengusap kepala dan menyantuni anak yatim piatu, kemudian terus pulang. Tak jarang pula saat mengusap para anak yatim piatu tersebut, warga masyarakat terlihat meneteskan air matanya.

Bahkan, ada pula yang berulang kali sambil mengusap kepala anak yatim piatu menyeka air matanya. Tradisi mengusap kepala dan penyantunan anak yatim piatu tersebut dilangsungkan sejak 2005 dan dilaksanakan setiap 10 Muharam atau 10 Sura. Panitia Pengusapan Kepala dan Penyantunan Anak Yatim Piatu Saiful Anam mengatakan, jumlah anak yatim piatu yang disantuni sebanyak 104 anak terdiri anak yatim, piatu maupun yatim piatu dari Desa Plosogede, Blongkeng, dan Sirahan.

Acara yang dilakukan setiap tahun pada 10 Sura tersebut dimaksudkan untuk mengajak warga sebagai bentuk kepedulian. “Pada tahun lalu terkumpul Rp60 juta yang semuanya dibagi rata bagi anak yatim piatu yang disantuni. Untuk tahun ini, uang santunan yang terkumpul sebesar Rp61,5 juta,” kata Saiful, kemarin. Adapun usia anak yang disantuni, terkecil usia 3 tahun.

Ayah anak tersebut meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Sedangkan setiap tahunnya satunan yang terkumpul mengalami kenaikan, namun demikian jumlah penerima santunan juga mengalami peningkatan. “Dari santunan yang terkumpul tersebut dibagi rata bagi semua anak yatim piatu. Untuk setiap bulannya, anakanak ini mendapatkan santuan sebesar Rp50.000,” kata Saiful.

Sementara itu, seorang warga, Ahmad H, 64, warga Karang Sanggrahan, Plosogede me – ngaku, setiap tahunnya mengikuti acara penyantunan dan pengusapan anak yatim piatu. Pihaknya merasa terharu saat mengusap kepala anak yatim piatu yang telah didata panitia sebelumnya. “Insya Allah, setiap tahunnya kami ikut acara ini. Warga dengan seikhlasnya memberikan santunan,” kata Ahmad yang seorang petani itu

Media Lainya :

2. SUARA MERDEKA

http://berita.suaramerdeka.com/ribuan-warga-antri-mengusap-kepala-anak-yatim/

3. REPUBLIKA

http://www.republika.co.id/berita/koran/khazanah-koran/14/11/05/nejy0913-ribuan-warga-usap-kepala-anak-yatim

4. KOMPAS

http://regional.kompas.com/read/2014/11/03/21392471/Mengharukan.Tradisi.Usap.Kepala.Anak.Yatim.di.Magelang
5. METRO JATENG

http://metrojateng.com/2016/10/11/meraup-pahala-10-muharram-lewat-kepala-anak-yatim/

Meraup Pahala 10 Muharram Lewat Kepala Anak Yatim


Ribuan jamaah melakukan tradisi mengusap kepala dan memberikan doa dan santunan  kepada anak yatim di hari ke 10 bulan Muharram, Selasa (11/10). Pemberian santunan dipercaya bisa melipatgandakan pahala mereka.(foto: ch kurniawati)

MAGELANG- Sudah menjadi tradisi, setiap tanggal 10 Muharram dalam penanggalan Islam, ponpes Darussalam gatak Titak, kecamatan Ngluwar kabupaten Magelang, menggelar acara pengusapan kepala bagi anak yatim. Karenanya, pada Selasa (11/10) sejak pagi hingga sore hari, suasana di ponpes ini sangat ramai dan meriah.

     Ribuan warga dari Desa Blongkeng dan Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar serta Desa Sirahan Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang menggelar tradisi pengusapan kepala anak yatim.

    Puluhan anak yatim pun sengaja di datangkan dan  duduk berjejer di tempat yang sudah disediakan. Hal itu untuk mempermudah kaum muslim mencurahkan sayangnya,dengan cara mengusap kepala dan mendoakan  mereka.

    Banyak jamaah yang tidak kuasa menitikkan air mata saat mencium para anak yatim piatu itu. Demikian juga dengan anak-anak yang terharu karena ternyata banyak yang peduli dengan keberadaan mereka.

    Diantara puluhan anak yatim, terdapat Eliska Putri Nabila yang masih berumur 3 tahun.Ia berasaldari Dusun Jatisari, desa Blongkeng. Bocah kecil ini kehilangan ayahnya karena kecelakaan.

    Usai mengusap dan memberi doa kepada anak yatim, jamaahpun dengan suka rela  memasukkan infaq dengan besaran seikhlasnya, ke dalam kotak yang telah disediakan.

    Ketua panitia Syariful Anam menjelaskan, sebenarnya anak yatim yang diundang dan akan diberi santunan sebanyak 104 orang. Namun yang datang hanya 69 orang karena sebagian dari mereka sedang sekolah.

    Menurut Anam, tradisi yang di gelar ini selain meneruskan tradisi yang sudah ada sejak nabi Muhammad.Menurut  kepercayaan, barang siapa mengusap dan memberikan santunan kepada anak yatim pada 10 Muharram, maka akan mendapatkan pahala dan bahkan bisa dilipatgandakan.

    Dalam acara ini, berhasil terkumpul dana sebesar Rp61.500.000,00. Uang infaq itu selanjutnya bagikan kepada para anak yatim yang diundang dan yang berhalangan.

    Di luar tanggal 10 Muharram, imbuh Rahmad, pihaknya juga rutin memberikan santunan Rp50 ribu/bulan. Santunan itu diambilkan uang infaq di pondok. Uang yang diberikan, nantinya digunakan memenuhi keperluan sehari-hari dan sekolah. “Jangan sampai anak-anakini putus sekolahnya,” kata Rahmad. (MJ-24)

Seperti apakah
Film #Pengusapan anak Yatim ?
KLIK  Seperti apakah Film dan Foto Pengusapan anak Yatim ? 

Ikut Peduli :

Animasi Pedulisehati Kecil

Animasi Pedulisehati Panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: